Kenapa mesin Ducati Monster 795 masih 2-klep dan memakai pendingin udara???


Pertanyaan tersebut terlintas setelah membaca beberapa berita online hari ini. Beberapa hari lagi akan di luncurkan Ducati monster baru khusus untuk wilayah Asia. Betapa heran campur bingung melihat speknya:

Ducati Monster 795 mesin L-Twin cylinder, 2 valve per cylinder Desmodromic, air cooled yang berkapasitas 803 cc. Bore x stroke: 88×66, dengan rasio kompresi 11:1.

Sebagai awam saya boleh dong bertanya kenapa dengan mesinnya masih 2valve per silinder dengan pendingin udara?
Dengan harga yang mencapai 200jutaan gitu.

Setelah bingung sendiri, saya cari tau di google barang kali ada yang pernah menanyakan yang sama. Daannn……., ternyata ada!!.

Di salahsatu forum, http://www.ducatimonster.org, pernah ada yang menanyakannya. Tapi ga ada jawaban yang memuaskan. Rata-rata yang jawab karena monster untuk level low end dan bukan high performance bike (rpm tinggi), kalo mau spek tinggi silahkan beli type superbike. Ada juga yang berkomentar bahwa air cooled lebih praktik dan enak dilihat untuk motor naked seperti monster. Yahh macam-macam jawabannya.

Kesimpulan saya, monster 795 adalah keluarga ducati monster untuk entry level dengan spek mesin paling sederhana sehinga memudahkan dalam pemakaiannya.

Advertisements

4 comments on “Kenapa mesin Ducati Monster 795 masih 2-klep dan memakai pendingin udara???

  1. kayaknya monster gak cocok buat di kota2 besar yang serba macet, bisa2 overheat dong…

    mungkin ini strategi penjualan aja… CMIIW

  2. mungkin merek paten dari eropa jadi kualitas tidak sesuai dengan kuantitas ….. wallahu a’alam be sowab ….. semoga bermanfaat dunia dan akherat ….. amiiiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s