First Ride KTM Duke 200 nih…


Akhirnya first ride KTM Duke 200 bermunculan juga di jagat media online. Kebanyakan memang dar web india, slah satunya yang lumayan lengkap di ww.2wheelsindia.com.

Tester menceritakan kesumringahannya dalam mencoba KTM Duke ini, karena walau gimana juga brand KTM adalah brand exclusive eropa. Mereka sangat antusias buat para petinggi Bajaj india yang mampu membawa brand tersebut ke negaranya.

Build quality dr KTM duke memang jauh di atas para motor maker di india, dengan kedatangan ktm di india, du harapkan juga dapat meningkatkan kualitas dari motor-motor produksi lokal, terutama Bajaj. Dan terbukti hanya berselang beberapa minggu setelah launching Duke 200, Bajaj langsung launching Pulsar 200NS yang fenomenal di jagad berita online tanah air.


Riding Stance: ” Nyama tapi aggressive dan mudah dikendalikan”

Posisi berkendara nyaman, begitu kata testernya. Terkadang antara kesan sporty dan kenyamanan sering bertolak belakang, tapi tidak dengan Duke 200, komposisi peletakan foot-step, jok, dan stang pas sehingga nyaman di kendarai di jalanan padat sekalipun.

Engine Performance: “A brutal short stroke + short geared powerhouse”

Tenaga mesin yang dihasilkan bisa di katakan brutal untuk ukuran mesin 200cc, paduan antara mesin short stroke dengan rasio gigi yang close menjadikannya garang di akselerasi. Hal ini sudah saya perkirakan dengan komposisi bore stroke, bentuk dari intake manifold yang down through, dan knalpot pendek aja, tipikal mesin mudah teriak. Bahkan menurut testernya untuk gigi 6 yang biasanya di motor lain terasa over drive di Duke 200 tidak, mesin seakan masih minta gigi ke 7, kira-kira seperti itu. Tapi itu mudah di akali tinggal setting gear depan belakang, untuk menyesuaikan rider. Mantappp!!
Satu lagi, suara knalpot ga seperti suara knalpot standar loh, yang sopan, Duke 200 suaranya, roooaaaarrrrr, tapi masih batas kewajaran sih.. Hehehehe

Limiter mesin hanya sampe 10500rpm hal ini terasa terlalu pendek, sehingga pencapaian topspeed hanya sampe 138kmh begitu kata testernya.

Clutch + Gearshift: “A quick shifting sweet box”

Menurut tester di artikel ini tak di jumpai adanya kekurangan, tapi pada sumber lain, di jumpai pemindah gigi ada sedikit kasar, bisa di bilang seperti itu, dibandingkan dengan CBR250 maupun ninja 250. Tapi ga mempengaruhi performa loh.. 😀

Ride Quality: “Perfectly Firm: Neither too soft, nor too hard”

Dengan travel suspensi mencapai 150mm, ground clearance 185mm dan tinggi jok 850mm menjadikan bantingan suspensi tak terlalu lembut tapi ga keras juga. Passs…

Brakes: Excellent

Pujian juga kembali terlempar di soal pengereman, kombinasi diamter 280mm di depan dan 230mm di belakang sungguh mumpuni menghentikan laju si brutal ini.

Handling & Stability: “Amazingly light & flickable around corners and stable in a straight line at high speeds”

KTM Duke 200 telah dirancang sebagai sesuatu yang berbeda dari sepeda motor lain yaitu Street Bike dengan pengaruh off road seperti jok yang sedikit tinggi dan suspensi tinggi, posisi berkendara tegak. Oleh karena itu diharapkan Duke 200 dapat menjadi pilihan untuk pengguna sepeda motor.

Handlingnya juga cukup unik tak seperti motor lainnya, motor terasa sangat ringan, sehingga mudah untuk mengganti arah laju motor. Dengan sasis tralis dan sumbu whellbase panjang tetap stabil saat dipacu di kecepatan 135kmh.

Lasting Impression:

    The 200 Duke is the most unique motorcycle that I have ridden in my life so far. A commanding + comfortable stance, fast spinning motor, light weight body all translates into a bike that is all out “FUN”; all in bold, quotations, caps and underlined.

    Obviously not a road racing Super Sports replica model, but the 200 Duke could still be an interesting ride for those looking for a drift/slide “Supermoto style” riding around the race track. Also the upright and comfortable riding posture should be easy on the rider’s spine who might want to venture out on long trips lasting for weeks/months.

    Most importantly riding the KTM 200 Duke makes me feel 15 years younger. Mid-life crisis? Bring it on, I am loving it. With an attractive price tag of Rs. 1.17 lakhs (Ex-Showroom), very soon “Agent Orange” should be in my arsenal.

KTM 200 Duke (India): Official Specifications
ENGINE
Type: Single-cylinder, 4-stroke, liquid-cooled
Valve Train: 4 valves per cylinder, DOHC
Displacement: 200 cc

Maximum Power: 25 hp @ 10,000 rpm
Maximum Torque: 19.2 Nm @ 8,000 rpm
Compression ration: 11.5:1

Bore x Stroke: 72 mm x 49 mm
Starting: Electric
Transmission/Gears: 6-speed
Fuel System: Fuel Injection

CHASSIS
Type: Trellis
Front Suspension: (WP) Telescopic Upside Down Forks
Rear Suspension: (WP) monoshock
Suspension travel Front: 150 mm
Suspension travel Rear: 150 mm

Tyres (front/rear): 110/70 x 17(tubeless radial)/ 150/60 x 17(tubeless radial)
Front Brake: 280 mm Disc brake
Rear Brake: 230 mm Rear Disc
Steering head angle 65°

DIMENSIONS
Wheel base: 1,367 mm
Ground clearance: 165 mm
Seat height: 810 mm
Total fuel tank capacity: 10.5 litres
Dry/Kerb Weight: 125/136 kgs


Wuiiiihhh setelah baca artikel ini saya langsung merasa, wahhh ini baru motor, ckckckkc. Secara keseluruhan tampil sempurna untuk motor harian. Mesin powerfull, rangka ringan, handling mantap, tampilan agresive dan eye catching, dan posisi berkendara nyaman. Ah sudah lah, kalo nyampe sini langsung pengen nyobain, dan kalo ada rejeki langsung order satu deh.. Ga peduli dealernya dikit, sparepartnya jarang, bengkelnya ga ada, hahaha, kalo kata Otomotif mah ini termasuk motor Gen Berani. Berani dalam hal memiliki kendaraan sesuai dengan fungsi kendaraan tersebut bukan oleh alih-alih branding, merk yang terkenal, dan harga yang mahal.

Ada yang sepemikiran dengan saya?

Thanks to: http://www.2wheelsindia.com

Posted from wordpress for BalackBerry

Advertisements

12 comments on “First Ride KTM Duke 200 nih…

  1. wah masa 25 hp cm 138kmh… new cbr aja 17hp bs dpt 143kmh di pantura itupun msh ada sisa gas krna angin kuenceng bgt… kira2 di oprek apanya ya biar 25hp-nya keluar… minat mau minang juga soalnya hehehe

    • kalo baca artikelnya pasti tau jawabannya gan, dah ditulis kalo di gigi 6 aja kerasa masih pengen ngoper, itu tandanya gear terlalu ringan gan, kalo di beratin gearnya pasti topspeed lebih.. tapi berapa kali sih jalanan kota bisa nyampe di atas 140kpj? jarang kan?

      • itu dia… si duki ya buat touring only (nantiny) dalkot cukup mio soul aja hehehe… ga repot pas macet… klo upgrade jadi 7 gear sekalian mungkin ga yaaa??? ngawoorr… berarti harus setting gear ratio supaya lebih panjang dong….??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s