Trans Metro Bandung Memprihatinkan!


Setelah sekian lama ga naik Trans Metro Bandung [TMB], minggu kemarin akhirnya kembali menggunakannya. Pada awal-awal peluncurannya, angkutan ini seakan jadi solusi dari angkutan yang nyaman aman dan murah. Dengan air conditioner yang dingin, penggunaan sasis 3/4 yang lincah dan harga tiket yang hanya Rp3000.

Setelah menunggu agak lama di shelter Cibiru, akhirnya datang juga TMB, lamanya kira-kira 20 menitan lah, padahal sebelumnya ada juga angkutan umum lain seperti bus Damri dan bus angkutan tujuan Bandung selatan yang kebetulan memang searah ke Cibeureum.

Bayar tiket Rp3000, kemudian naik lah ke dalam mobil. Agak beda nih dulu pintu masuknya di gerakan secara otomatis hidrolik, eh sekarang manual aja oleh kodekturnya..hehehe, kode nih.. Suasana panas di ruang tunggu seakan tak berkurang setelah masuk, padahal saya mengharapkan suasana yang adem. Tetap positif thinking, mungkin ac nya di matikan berhubung mesin di matikan. Penumpang lainnya masuk juga dan bis pun penuh, walaupun ga ada yang berdiri, karena hari minggu jadi penumpang juga ga banyak.

Eitsss, setelah bis melaju, ternyata ac ga kunjung nyala nih, panas juga lama-lama, ternyat AC memang mate total!!!! Payahhhhh!! Yang ada malah Angin Cepoy-cepoy yang masuk melalui sela-sela pintu yang sengaja ga di tutup rapat.. Ckckckck makin parah aja..

Pas lihat shelter lainnya di sepanjang perjalanan kondisinya memprihatinkan, kotor, tidak terawat, bahkan ada yang masih setengah jadi, ga tau maksudnya apa.

Entah apa yang di benak pengelola TMB, perawatan bus sama sekali dilakukan kayanya, padahal sedkit atau banyak pasti berpengaruh ke para pengguna, secara saya pribadi aja berfikir naik TMB ga lebih nyaman dari naik angkot kok, ya sama aja dengan naik Damri ekonomi. Lama kelamaan kalo di biarkan TMB ini pasti hanya menunggu ajal saja, armada yang makin rusak, shelter yang tak terawat, dan penumpang makin sedikit akan menjadi pemicunya. Setau saya operator pelaksana TMB adalah perusahaan daerah, yang tau lah, perusahaan daerah kaya gimana. Bukannya menjeleka, tapi TMB ini salah satu buktinyakan? Kalo memang ga mampu jalanin kenapa ga diserahkan ke swasta aja sih ya, profit oriented sih pasti nantinya, tapi faktor kenyamanan dan keamanan harus jadi hal utama.

Advertisements

4 comments on “Trans Metro Bandung Memprihatinkan!

  1. Wah eman mas sebenernya. Padahal lumayan kalo jauh deket Rp 3000 plus AC, kan bisa mengurangi laju pertambahan sepeda motor. Tapi karena sikon mungkin (jadi AC uda ga fungsi, hehehe)… 🙂

  2. meningan trans pakuan bogor bisnya sih sama harganya juga Rp 3000
    AC nya dulu juga gak nyala tapi sekarang udah di fungsikan lagi coba TMB juga gitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s