Shorty exhaust CBR 250R MC41, loose weight and increase center of gravity your bike.


Banyak alasan kenapa pilih knalpot “resing”, ada yang pengen suara gahar, ada yang pengen naik power atau torque, ada juga yang weight reduction, etc.

Pemilihannya tergantung selera, selain brand oriented tentunya. Ane pribadi pengen ganti knalpot karena alasan weight reduction sebenernya, karena kalau secara power udah cukup lah nih motor, mau ngebut dimana sih, paling pol trek lurus ciranjang cianjur paling 140kph, cukup lah ga perlu nambah lagi. Hehehe
Dari sekian banyak pilihan ane lagi demen yang simple-simple, ga banyak variasi aneh-aneh yang biasa di aplikasi knalpot dengan silincer panjang. Mulai variasi karbonlah, warna pelangi lah, weewww puyeng gan.. Hahahaha

Pas iseng searching nemu juga yang lumayan simple brand maker TSR buatan jepang. Bentuknya simple, pendek, tabungnya di kolong ga terlalu gede, juga pas denger suaranya di Youtube ga keras-keras amat, cocok lah. Kalau secara power ane belum nemu link yang lengkap hanya ada beberapa gambar di bawah ini.

Keren kan bentuknya? Hahahaha selera sih, menurut ane sih keren gan.

Cuman ada aja kekurangannya, paling nantinya kerepotan kalau mau ganti oli, karena mau ga mau posisi gini menghalangi ketika mau buka baut pembuangan oli, satu lagi ground clearance keseluruhan jadi makin dekat dengan tanah, jadi kalau ada gundukan tinggi siap-siap aja khawatir. Hehehe

Tapi di balik kekurangannya, dengan model gini center of gravity motor di pastikan lebih bagus di banding model knalpot dengan silincer di samping, yah lumayan lah balancing sasis meningkat.

Ada yang mau produksi model ginian? Yang murmer aja ya gan, biar kejangkau dan produksinya banyak. Bahan, ga perlu eksotis lah, plat biasa juga ga masalah, toh buat di kolong ini, secara kosmetic juga ga terlalu keliatan di banding posisi samping, betul ga?

Semoga bermanfaat.

Advertisements

8 comments on “Shorty exhaust CBR 250R MC41, loose weight and increase center of gravity your bike.

  1. menurutku,insinyur honda udah memikirkan matang matang tentang keseimbangan ini dalam kondisi standar. apalagi ini motor sport.. Jadi kalo knalpot malah di taroh dikolong,malah jadi ga balance dong?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s